Bawaslu Kota Jakarta Timur:  Perayaan Kemerdekaan RI yang ke 74 sebagai ajang Pemersatu Bangsa

Sudah 74 tahun negara Indonesia merdeka yang selalu kita peringati setiap tanggal 17 Agustus, bahwa kemerdekaan itu adalah hak setiap bangsa, maka penjajahan didunia harus dihapuskan, dunia harus merdeka dari segala pembelengguan hak-hak warga.

Setiap orang yang menjadi warga negara Indonesia merayakan kemerdekaan dapat mengaplikasikan hak-hak yang telah dilindungi dan dijamin oleh negara lewat konstitusi, hak berserikat, hak berpendapat dan hak memilih dan dipilih serta hak-hak lainnya yang telah dijamin oleh  Undang-Undang.

Pemilu tahun 2019 yang telah di selenggarakan merupakan salah satu bentuk wajah kemerdekaan Indonesia dalam membangun pemerintahan. Dalam pemilu setiap warga diberi hak untuk memilih dan dipilih,
hal ini telah dibangun negara Indonesia sejak terselenggarakannya pemilu yang pertama kali pada tahun 1955 dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menggunakan hak dipilihnya dan  hak memilih secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, dalam menentukan calon pemimpinnya. Artinya, Pemilihan Umum dijadikan ajang bangsa Indonesia untuk dapat menggunakan haknya menentukan pilihan pimpinan negara, secara merdeka tanpa ada paksaan.

Mestinya pemilu sebagai pesta rakyat berjalan penuh kegembiraan dengan aman, lancar dan damai, namun ada keresahan dimasyarakat dalam tahapan pemilu, pasca penetapan perolehan suara untuk pasangan calon pada bulan Mei 2019, terjadi kerusuhan yang mengakibatkan banyak luka, bahkan beberapa meninggal dunia, serta dalam tataran kehidupan bermasyarakat masih terasa adanya sisa konflik sosial, sisa perpecahan dari pendukung masing-masing pasangan calon.

Dirgahayu Indonesia Raya harus dijadikan momentum, bahan evaluasi untuk sama-sama menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Perayaan kemerdekaan RI yang ke 74 tahun ini dijadikan sebagai titik untuk menguatkan persatuan bangsa dan meningkatan partisipasi dalam gotong royong membangun Negara Indonesia yang lebih baik secara bersama-sama”

Karena semangat para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan adalah semangat gotong royong dan persaudaraan/ persatuan. Tanpa itu semua, kemerdekaan tidak akan terjadi.

Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai warisan para dahulu kita yang diperoleh melalui perjuangan panjang, mengorbankan jiwa dan raga, maka NKRI ini harus dijaga dan dirawat semangat cinta Tanah air, semangat kesatuan dan persatuan, semangat membangun bangsa dan semangat memajukan bangsa Indonesia, mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Merdeka, merdeka, merdeka
Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu.
Barokallah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *