Bawaslu Kota Jakarta Timur, Peningkatan Kapasitas Faslilitasi Informasi Media, Workshop Pelatihan Bersama Kementrian Kominfo RI,

Bawaslu Kota Jakarta Timur, Peningkatan Kapasitas Faslilitasi Informasi Media, Workshop Pelatihan Bersama Kementrian Kominfo RI

TMII, Bawaslu Jakarta Timur – Sesuai dengan komitmen Bawaslu Kota Jakarta Timur untuk meningkatkan penguatan Fasilitas Informasi dan Dokumentasi Pengawasan serta meningkatkan Pengawasan Partisipatif. Karena dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu, Bawaslu Kota Jakarta Timur tentu saja membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat. Harapannya, penyelenggaraan pemilu berjalan luber jurdil (langsung umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil), dan demokratis.

Salah satu cara paling efektif meningkatkan program pengawasan partisipatif adalah melalui pengelolaan media sosial. Dengan media sosial Pengawas pemilu melakukan transfer pengetahuan dan keterampilan sekaligus sosialisasi pengawasan pemilu dalam dunia maya guna mendorong pelibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu. Karena media sosial bisa menjadi salah satu sarana efektif dalam menyebarluaskan informasi dan pengetahuan pengawasan kepemiluan. hampir seluruh pengguna internet yang juga sebagian besar adalah anak muda dan pemilih pemula memiliki akun media sosial baik itu FacebookInstagramTwitter,  Youtube, dan lainnya.

Oleh Karena itu, Bawaslu Kota Jakarta Timur menghadiri undangan Workshop pelatihan Bimbingan teknis Produksi Konten Audio Visual paket berita pendek yang diselenggarakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika RI pada Tanggal 16 September 2019 bertempat di museum Penerangan TMII. Tujuan dari acara tersebut adalah untuk meningkatkan kompetensi pelaksana di bidang produksi konten audio visual di Kementrian/Lembaga dan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota.

Acara Workshop di Wakili oleh Bapak Ahmad Sarifudin Fajar sebagai pimpinan Bawaslu Kota Jakarta Timur dan didampingi Staff Bawaslu Kota Jakarta Timur M. Tuharyadi serta Ahmad Fadlan. Kegiatan Bimtek dimulai pukul 08.30 yang dibuka secara resmi oleh MC Ibu Salsabila dilanjutkan dengan menyanyikan lagi Indonesia Raya. Setelah itu Sambutan dari Bapak Dimas sebagai Kasubid Media sosial. Beliau menyampaikan tugasnya di Kominfo adalah mengelola media yg ada di kominfo, seperti komik, media online Indonesia. go.id untuk nasional introdiuce, info publik dan jpp serta GPR TV.

“Kominfo sedang merintis tv sendiri, harapannya semua peserta dapat bergabung dengan kami untuk mengisi konten yang mendidik dan informative di TV kami. Karena semua instansi saya yakin punya konten untuk di masukan serta menargetkan masyarakat untuk sosialisasi lembaga lembaga yg membuat konten tadi sehingga kita dapat berkaloborasi dan bersinergi dengan lembaga / instansi Negara” ujar Bapak Dimas.

Setelah sambutan dari bapak Dimas dilanjutkan oleh pemateri yang diisi oleh Bapak  Riki Danu. Beliau adalah mantan kru TVONE, CNN, dan sekarang aktif di Liputan6.com dan mojo mobile journalism (MOJO).

Beliau menyampaikan kepada peserta Workshop kenapa membuat konten menggunakan HP untuk MOJO??

  1. Kualitas kamera hp sekarang banyak yg sudah mempuni dan bisa merekam hd seperti halnya kamera yg digunakan untuk berita
  2. Efisien bisa dimana dan kapan saja meng edit konten
  3. Saat ini banyak aplikasi dari mulai yg gratis sampai yg berbayar yg sangat mensupport kegiatan membuat konten berita by mobile

Keunggulan MOJO

  1. Mobilitas bisa dibawa kemana aja dengan mudah
  2. Familiar orang lebih nyaman saat pengambilan konten (kalo make kamera gede orang suka grogi)

“apapun perangkatnya, teknik vidio tetap sama” ujar bapak Riki.

Bapak Riki Danung juga memberikan materi terkait Dasar dasar vidiografi Komposisi penempatan berbagai elemen dalam “bingkai”

Yang perlu diperhatikan dalam komposisi pembuatan video adalah :

  1. Rule of Third adalah prinsip dasar fotografi yang penting untuk membuat komposisi foto yang seimbang dengan menggunakan 2 garis vertikal dan 2 horisontal bantu yang membentuk 9 buah persegi berukuran sama yang bisa dilakukan secara imajiner ataupun dengan bantuan fitur pada kamera digital.
  2. Head room adalah jarak puncak kepala subjek dengan bagian atas gambar (garis atas rule of third)  selalu sejajar mata.
  3. Looking/nose room adalah arah mana subjek berinteraksi.
  4. Leading room adalah pergerakan Video dengan menunjukan arah gerak subjek.
  5. Be creative adalah pembuatan Video dengan suka suka aja tidak mengikuti aturan tapi dengan tujuan yg jelas artistik misalnya.

Berikutnya adalah pergerakan kamera yang sangat penting untuk menghasilkan video agar penonton tidak bosan melihat video kita :

  1. Tilt up down  : gerakan ke atas dan kebawah menunjukan situasi/suasana
  2. Pan left right : kamera bergerak dari tengah ke kanan atau dari tengah ke kiri. Bukan kameranya yang bergerak dari tripodnya yang bergerak sesuai arah yang di inginkan. menunjukan situasi/keadaan
  3. Zoom in out : Gerakan yang dilakukan oleh lensa kamera mendekat maupun menjauhkan objek. Gerakan ini merupakan fasilitas yang di sediakan oleh kamera video.
  4. Crab left right : Gerakan kamera secara lateral atau menyamping, berjalan sejajar dengan subyek yang sedang  berjalan.
  5. Dolly in out : Gerakan yang dilakukan yaitu gerakan maju mundur.hampir sama dengan gerakan  Zooming, tetapi padadolly yang bergerak adalah tripod yang telah diberi roda dengan cara mendorong tripod maju ataupun menariknya mundur.
  6. Ped up down : menunjukan profil orang.

Selain itu Beliau juga memberikan Tips – tips untuk menjadi MOJO yang pertama adalah aktifkan Airplane mode sebelum mebuat konten video selanjutnya adalah Selalu sedia powerbank, Periksa slot memori, Gunakan monopod, tripod, stabilizer or even tongsis, Jangan abaikan audio bisa beli littel shot gun, wireless mic, Memanfaatkan aplikasi, Hindari zoom in/out lebih baik dolli in/out karena bisa merusak resolusi gambar, Fokus & exposure pastikan fokus dulu sebelum merekam & dan liat lighting, Buat sequence serangkaian shot membentuk urutan visual.

Pada workshop kali ini juga dijelaskan secara detail menggunakan aplikasi edit Video yang efektif dan efisien. Aplikasi yang digunakan adalan Open Camera dan Kinemaster mulai dari setting di aplikasinya untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan juga cara pengambilan gambar serta editing Video yang sudah kita ambil. Setelah semua penjelasan terkait aplikasi editing video. Peserta di berikan tugas untuk membuat film pendek dengan konten mengeksplore tempat wisata disekitar TMII. Waktu diberikan sampai dengan pukul 14.00 WIB.

Setelah semua video terkumpul Pemateri menampilkan semua Video dari peserta dan memberikan masukan terkait video yang telah dibuat tersebut. Dalam  Video yang dibuat oleh Bawaslu Jakarta Timur pemateri menyampaikan masukan dan tanggapannya adalah sebagai berikut :

  1. Saat mengambil “scene” baru dalam Video berjalan usahakan ambil dari ujung jalan/tempat
  2. Dalam mengambil keterangan lewat narasumber usahakan selipkan video setiap 10 (ada yg bilang 6-8 detik)
  3. Pertahankan pencahayaan dalam 1 “scene” (bisa dilakukan dengan cara nonstop record lalu di cut saat pengeditan)

Hasil Video editing Bawaslu kota jakarta Timur dalam Workshop pelatihan Bimbingan teknis Produksi Konten Audio Visual paket berita pendek yang diselenggarakan oleh Kenentrian Komunikasi dan Informatika RI.

Tepat Pukul 16.30 WIB semua Video telah diputar dan menandakan berakhirnya Bimbingan Teknis hari ini. Kemudian peserta, pemateri dan panitia pelaksana melaksanakan photo bersama.

Editor : M. Tuharyadi

Fotografer : Fadlan R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *