Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jakarta Timur Mulai Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif bagi Pemilih Pemula di Lima Sekolah

Sesi foto bersama siswa dan guru pendaping SMKN 71 Jakarta (20/7/26).

Sesi foto bersama siswa dan guru pendaping SMKN 71 Jakarta (20/7/26).

Jakarta Timur – Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur resmi memulai rangkaian Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif bagi Pemilih Pemula pada Senin (20/7/2026). Kegiatan perdana ini dilaksanakan secara serentak di lima sekolah dengan melibatkan pimpinan dan staf Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur sebagai narasumber.

Lima sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi perdana yaitu SMAN 11 Jakarta, SMKN 71 Jakarta, SMK Dinamika Pembangunan I, SMA Muhammadiyah 12, dan SMAN 22 Jakarta. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya demokrasi, tugas dan fungsi Bawaslu, serta peran strategis pemilih pemula dalam mendukung terwujudnya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur, Willem J. Wetik, yang menjadi narasumber di SMKN 71 Jakarta, menegaskan bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda.

"Pemilih pemula bukan hanya menentukan masa depan melalui hak pilihnya, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengawal setiap proses demokrasi. Jadilah generasi yang berani peduli, kritis, dan aktif dalam pengawasan partisipatif demi mewujudkan Pemilu yang berintegritas," ujar Willem.

Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan membangun kesadaran politik yang sehat sejak dini. Melalui edukasi yang berkelanjutan, para pelajar diharapkan mampu memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, sekaligus menjadi agen pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Program Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif bagi Pemilih Pemula ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur dalam memperluas partisipasi masyarakat pada pengawasan Pemilu. Rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga 29 Juli 2026 dengan menyasar sejumlah SMA/SMK sederajat di wilayah Jakarta Timur.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur berharap semakin banyak pemilih pemula yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab, tetapi juga berani mengambil peran dalam mengawal setiap tahapan Pemilu. Sebab, demokrasi yang berkualitas hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara penyelenggara, peserta Pemilu, dan masyarakat.

Dengan semangat "Ayo Awasi Bersama", Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur terus mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor pengawasan partisipatif, karena menjaga demokrasi merupakan tanggung jawab bersama.

Penulis: Mega Cahya P.

Foto: Septi Riani 

Editor: Humas