Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jakarta Timur Audiensi dengan Sudin Pendidikan untuk Sosialisasi Pemilih Pemula

Bawaslu Jakarta Timur Audiensi dengan Sudin Pendidikan untuk Sosialisasi Pemilih Pemula

Jakarta, 13 Maret 2026 – Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur melaksanakan audiensi dengan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur Wilayah II dalam rangka memperkuat konsolidasi demokrasi melalui program sosialisasi pemilih pemula. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur, Willem J. Wetik.

Dalam audiensi tersebut, Bawaslu menyampaikan rencana untuk melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah guna melaksanakan sosialisasi pemilu dan demokrasi dengan sasaran pemilih pemula, yaitu siswa kelas IX hingga XII. Kegiatan sosialisasi ini direncanakan akan dilaksanakan secara berkala mulai tahun 2026 hingga menjelang Pemilu 2029.

Bawaslu juga meminta dukungan dari Sudin Pendidikan Jakarta Timur Wilayah II untuk membantu menentukan sekolah-sekolah yang akan menjadi lokasi kegiatan, baik di tingkat SMP, SMA, maupun SMK. Penentuan jadwal kegiatan serta daftar sekolah akan dibahas lebih lanjut melalui koordinasi lanjutan antara kedua pihak.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa pelaksanaan sosialisasi harus tetap memperhatikan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Oleh karena itu, sosialisasi dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan sekolah seperti Masa Orientasi Siswa (MOS/MPLS), Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), upacara sekolah, maupun kegiatan lainnya yang tidak mengganggu proses pembelajaran.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama ini, Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur akan menyiapkan nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pendidikan terkait pelaksanaan program sosialisasi pemilih pemula.

Dalam kesempatan tersebut, Willem J. Wetik menegaskan pentingnya edukasi demokrasi bagi generasi muda. “Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui sosialisasi kepada pemilih pemula, kami berharap para pelajar dapat memahami pentingnya partisipasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam setiap proses demokrasi,” ujarnya.

Penulis dan Foto: Humas

Editor: Humas