Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jakarta Timur Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif

Jakarta, Bawaslu Jakarta Timur - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota administrasi Jakarta Timur melakukan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif untuk pemilu 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu-Kamis, 09-10 November 2022 di Hotel Balairung , Matraman Jakarta Timur.

Marhadi Marzuki selaku Kordiv Pengawasan pada sambutannya menyampaikan “Pengawasan Pemilu partisipatif bertujuan agar masyarakat dapat melakukan pengawasan selama tahapan Pemilu kedepan. Hal ini karena setiap masyarakat hanya memiliki 1 (satu) hak pilih dan bebas untuk memilih pemimpin yang diinginkan.

Sebagai pengawas pemilu yang nantinya menjadi garda depan dan ujung tombak  dalam peningkatan Pengawasan Partisipatif kepada masyarakat,  anggota Panwaslu Kecamatan perlu diberikan pemahaman bagaimana pengawasan Partisipatif dapat diimplementasikan pada masyarakat, Hal ini disampaikan oleh Sakhroji, SH, MH Ketua Bawaslu Kota Jakarta Timur dalam suatu kegiatan rapat koordinasi pengawasan partsipatif.

Bawaslu Kota Jakarta Timur mengadakan kegiatan rapat koordinasi pengawasan partisipatif kepada Panwaslu Kecamatan yang sudah mulai membantu Bawaslu Kota Jakarta Timur melakukan pengawasan tahapan verifikasi faktual keanggotaan partai politik.

Kesadaran partisipasi politik merupakan aspek penting dalam tatanan negara demokrasi sekaligus merupakan ciri khas adanya modernisasi politik yang berkelanjutan melalui pelaksanaam pemilu

Peningkatan pengawasan partisipatif merupakan bagian dari pendidikan politik kepada masyarakat, tugas ini menjadi kewajiban Bawaslu dan jajaran termasuk Panwaslu Kecamatan sebagai garda depan dalam menyampaikan pengawasan kepada masyarakat.

pendidikan politik sangat penting bagi masyarakat. Hal ini karena pendidikan politik akan meningkatkan pengetahuan masyarakat , serta dapat memaksimalkan partisipasi aktif masyarakat dalam berpolitik. Partisipasi tidak hanya masyarakat pemilih datang ke TPS untuk.memberikan hak pilih tetapi juga ikut memastikan proses tahapan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pengetahuan mengenai politik dapat dipelajari melalui partai politik, di sekolah, kampus, maupun diskusi-diskusi. Namun dalam tahapan pelaksanaan pemilu yang sudah berjalan pendidikan politik lebih fokus kepada pendidikan mengenai pemilu dan Pengawasan Pemilu yang ini menjadi kewajiban Bawaslu dan jajaran termasuk Panwaslu Kecamatan.

Bawaslu Kota Jaktim menghadirkan Narsum yang memberikan materi Dasar-dasar pengawasan partisipatif diberikan kepada jajaran Panwaslu Kecamatan agar mampu untuk meningkatkan partisipasi kepada masyarakat.

Bawaslu bertugas sebagai pengawas dan mewujudkan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil” ujarnya.

Burhanuddin selaku Komisioner Bawaslu DKI Jakarta mengatakan, "Bawaslu DKI telah menyusun Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 dan telah kerjasama dengan lembaga riset, media dan masyarakat sipil. Hal ini demi mewujudkan kolaborasi kebijakan pengawasan Pemilu” paparnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirrahim, kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif Bawaslu Jakarta Timur, saya buka secara resmi, ucap Burhanuddin.

Semoga dengan kegiatan ini, panwaslu kecamatan yang hadir dalam kegiatan ini dapat menyebarkan energi positif dalam meningkatkan pengawasan partisipatif di kota Jakarta Timur.

Kegiatan ini mengundang panwaslu kecamatan se Jakarta Timur, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur media.

Menghadirkan M. Khalid Seirazy dan Amsar A. Dulmanan yang menyampaikan materi temtang pentingnya pengawasan partisipatif yang dilaksanakan oleh pengawas pemilu bersama masyarakat agak tidak terjadi pelanggaran yang pernah marak pada pemilu tahun 2019 yang lalu, seperti politisasi isu sara yang mesti dicegah sedini mungkin.

Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan Keadilan pemilu

Editor : Adho Rizky Filemo

Tag
Berita Bawaslu