Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jakarta Timur Hadiri FGD Optimalisasi dan Kolaborasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan di KPU Jakarta Timur

Penulis dan Foto: Jaka Fajar N  Editor: Bhakti Satrio W

Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Optimalisasi dan Kolaborasi dalam Rangka Menghadapi Problematika Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antar-lembaga penyelenggara pemilu untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga akurasi data pemilih, khususnya menjelang tahapan Pemilu berikutnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Fahmi Zikrillah, menyampaikan materi berjudul “Menjaga Suara di Tempat Terbatas: Dinamika dan Tantangan TPS Lokasi Khusus di Jakarta”. Ia menjelaskan bahwa hak pilih setiap warga negara harus dijamin, termasuk mereka yang berada di lokasi khusus seperti lembaga pemasyarakatan, rumah sakit, panti sosial, hingga lokasi kerja terpencil seperti anjungan minyak di Kepulauan Seribu.

“TPS Lokasi Khusus merupakan wujud dari demokrasi yang inklusif. Tidak boleh ada satu suara pun yang tertinggal, bahkan di balik jeruji, ruang rawat, atau di tengah laut,” ujar Fahmi.

Materi diskusi juga menyoroti berbagai tantangan teknis yang dihadapi dalam proses pemutakhiran data, seperti sinkronisasi identitas pemilih, mobilitas tinggi warga binaan atau pasien rumah sakit, serta perlunya integrasi data antarlembaga, termasuk antara KPU, Dukcapil, dan Ditjen Pemasyarakatan.

Bawaslu Jakarta Timur yang turut hadir dalam FGD ini menekankan pentingnya fungsi pengawasan untuk memastikan validitas dan keterbukaan data pemilih, serta mendorong peningkatan sinergi dengan KPU dan pihak terkait lainnya dalam rangka menjaga hak pilih warga negara tetap terlindungi.

Melalui forum ini, diharapkan seluruh lembaga pemangku kepentingan dapat memperkuat tata kelola data pemilih secara berkelanjutan, guna mewujudkan Pemilu yang inklusif, partisipatif, dan berkualitas di wilayah Jakarta Timur.

Penulis: Mega Cahya

Foto: Arinta

Editor: Humas