Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu RI Lakukan Monitoring dan Evaluasi Kehumasan di Bawaslu Jakarta Timur, Dorong Penguatan Publikasi dan Inovasi Konten

Bawaslu RI Lakukan Monitoring dan Evaluasi Kehumasan di Bawaslu Jakarta Timur, Dorong Penguatan Publikasi dan Inovasi Konten

Jakarta Timur, Senin (26/10/2026) — Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur menerima kunjungan Tim Humas Bawaslu Republik Indonesia dalam kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Sosialisasi Kehumasan di Kantor Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kehumasan sekaligus mendorong peningkatan kualitas publikasi, pengelolaan media sosial, dan inovasi konten kelembagaan.

Ketua Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur, Willem J. Wetik, menyambut baik kedatangan Tim Humas Bawaslu RI. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempertajam strategi kehumasan serta meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat. Menurutnya, evaluasi dan masukan dari Bawaslu RI menjadi kesempatan bagi jajaran Bawaslu Jakarta Timur untuk terus mengembangkan pelaksanaan tugas kehumasan.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur, Taufik Hidayatulloh, memaparkan pelaksanaan kegiatan dan rekapitulasi kinerja Humas Bawaslu Jakarta Timur sepanjang tahun 2026. Pemaparan tersebut memberikan gambaran mengenai berbagai aktivitas publikasi dan pengelolaan media sosial yang telah dilaksanakan sebagai upaya menyebarluaskan informasi kelembagaan kepada masyarakat.

Tim Humas Bawaslu RI, Masayu, menyampaikan sejumlah masukan untuk pengembangan kehumasan Bawaslu Jakarta Timur. Ia mendorong peningkatan produktivitas rilis berita, mengingat capaian publikasi terbanyak masih dipegang oleh Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Barat. Bawaslu Jakarta Timur diharapkan dapat meningkatkan jumlah publikasi agar mampu bersaing dan memperluas penyebaran informasi mengenai pengawasan Pemilu kepada masyarakat.

“Kehumasan tidak hanya tentang seberapa banyak informasi dipublikasikan, tetapi juga bagaimana menghadirkan konten yang inovatif, inklusif, dan mampu membangun citra positif lembaga di tengah masyarakat,” demikian pesan yang merangkum arahan Tim Humas Bawaslu RI dalam kegiatan tersebut.

Masayu juga mengapresiasi podcast Bawaslu Jakarta Timur yang dinilai memiliki keunggulan, terutama dalam lingkup Bawaslu Provinsi DKI Jakarta. Ia mendorong agar podcast terus dikembangkan dengan melibatkan narasumber internal dan menetapkan target produksi dua episode setiap bulan. Selain itu, Bawaslu Jakarta Timur didorong untuk mengembangkan konten yang ramah bagi penyandang disabilitas, mempertahankan tampilan media sosial yang rapi, serta memanfaatkan Media Center Bawaslu RI untuk mendukung kebutuhan publikasi.

Lebih lanjut, Masayu menyarankan penguatan hubungan dengan media dan pemantau Pemilu melalui kegiatan coffee morning sebagai ruang komunikasi dan kolaborasi. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat citra positif lembaga sekaligus membangun hubungan yang lebih baik dengan para pemangku kepentingan.

Sementara itu, Tim Humas Bawaslu RI, Salim, turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan podcast Bawaslu Jakarta Timur, termasuk perubahan nama program dari Bonsai menjadi Vokal. Ia menilai podcast tersebut telah berjalan dengan baik dan menyarankan pengembangan konten Cekdo sebagai salah satu alternatif inovasi dalam menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur, Haris Dharma Persada, menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan oleh Tim Humas Bawaslu RI. Ia menyampaikan bahwa arahan tersebut menjadi dorongan bagi Bawaslu Jakarta Timur untuk terus meningkatkan kualitas kehumasan. Namun, pelaksanaan tugas kehumasan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia, mengingat pengelolaan kehumasan saat ini hanya didukung oleh satu orang personel.

“Keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia bukan menjadi alasan untuk berhenti berinovasi. Masukan dari Bawaslu RI menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengoptimalkan sumber daya yang ada dan meningkatkan kualitas kehumasan,” demikian rangkuman tanggapan Kepala Sekretariat Bawaslu Jakarta Timur.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur diharapkan dapat terus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, meningkatkan produktivitas publikasi, serta memperkuat inovasi konten digital. Berbagai masukan yang diterima menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik dan memperluas jangkauan informasi pengawasan Pemilu.

Penguatan kehumasan merupakan bagian penting dari upaya membangun keterbukaan informasi, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendorong partisipasi publik dalam pengawasan Pemilu. Dengan strategi komunikasi yang semakin adaptif dan kolaboratif, Bawaslu Jakarta Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan informasi kelembagaan yang informatif, inklusif, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Penulis dan Foto: Mega Cahya Pratiwi

Editor: Humas