Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu 2029, Bawaslu Jakarta Timur Audiensi dengan Polres Metro Jakarta Timur
|
Jakarta Timur, Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur — Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur melaksanakan audiensi dan silaturahmi dengan Polres Metro Jakarta Timur, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga dalam menghadapi persiapan Pemilu 2029, khususnya terkait pengawasan dan penegakan hukum pemilu.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol. Alfian Nurrizal, didampingi Kasat Intelkam Kompol Boyke Siregar, menerima audiensi tersebut. Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas pentingnya komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, mengingat pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat wilayah bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Alfian menekankan pentingnya integritas dan kompetensi dalam menjalankan tugas. Menurutnya, nilai kesederhanaan, keimanan, dan hati nurani perlu senantiasa ditanamkan oleh setiap pimpinan agar dapat menjadi teladan bagi jajaran dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam mendukung penegakan demokrasi.
“Integritas dan kompetensi sangat dibutuhkan. Kesederhanaan, keimanan, dan hati nurani mesti senantiasa ditanamkan pada setiap pimpinan,” ungkap Alfian.
Anggota Bawaslu Jakarta Timur, Ahmad Syarifudin Fajar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Metro Jakarta Timur beserta jajaran atas penerimaan dan terjalinnya koordinasi yang baik selama pelaksanaan tahapan pemilu sebelumnya. Ia menegaskan bahwa silaturahmi menjadi salah satu langkah penting untuk mempererat hubungan kelembagaan dan membangun kesamaan pemahaman dalam menghadapi Pemilu 2029.
Ahmad juga menyampaikan bahwa persiapan menuju Pemilu 2029 perlu dilakukan sejak dini. Dengan perkiraan dimulainya tahapan pemilu pada Oktober atau November 2027, koordinasi antarlembaga diharapkan dapat terus diperkuat agar pelaksanaan tugas pengawasan dan pengamanan berjalan secara optimal.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Jakarta Timur, Prayogo Bekti Utomo, menyoroti pentingnya menyamakan persepsi di antara unsur Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), yang terdiri atas Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan. Menurutnya, sinergi ketiga unsur tersebut diperlukan untuk mendukung penanganan dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Prayogo juga menyampaikan bahwa koordinasi dan program bersama yang telah dilaksanakan oleh Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan kerja sama antarlembaga. Selain itu, ia menyinggung persiapan pengamanan kegiatan pada 28 Oktober dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Melalui audiensi ini, Bawaslu Jakarta Timur berharap hubungan koordinasi dengan Polres Metro Jakarta Timur dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Sinergi antarlembaga menjadi salah satu unsur penting dalam mempersiapkan pengawasan Pemilu 2029 serta mendukung penegakan hukum pemilu yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan.
Penulis dan Editor: Humas
Foto: Edward