Lompat ke isi utama

Berita

Cegah Praktik Politik Uang, Bawaslu Gaet Pemuda Jakarta Timur

Jakarta, Bawaslu Jakarta Timur – Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Bawaslu Kota Jakarta Timur menyelenggarakan WEBINAR KEPEMILUAN dengan tema “Peran Pemuda Dalam Pencegahan Praktik Politik Uang Pada (10/11/2021).


Sakhroji selaku Ketua Bawaslu Kota Jakarta Timur menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan webinar tersbut diselenggarakan dalam rangka penyeragaman persepsi tentang politik uang dengan para pemuda, serta bekerja sama dalam pengawasan partisipatif dalam mencegah terjadinya praktik politik uang.

“pemuda ini kan calon pemimpin masa depan jadi walau dimanapun pemuda yang akan memimpin bisa memasifkan pengawasan terhadap politik uang pada pemilu mendatang” Ujar Sakhroji sekaligus membuka kegiatan.


Hakikat pemuda dalam sejarah bangsa perjuangan pemuda tertanam pada legacy yg ditinggalkan seperti Kebangkitan Nasional, lahirnya Sumpah Pemuda dan peristiwa rengasdengklok. Legacy tersebut menghasilkan trilogi pemuda Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa Indonesia disampaikan oleh Prayogo Bekti Utomo selaku Anggota Bawaslu Kota Jakarta Timur dalam memantik acara webinar.

“Salah satu tumpuan dan harapan kita adalah pemuda dalam mengkonsolidasi seluruh pemuda untuk bersama menjaga integritas pemilu kita bebas dari praktik money politic” pungkasnya.


Praktik politik uang yang menciptakan korupsi telah menjadi budaya di masyarakat Indonesia dalam setiap perhelatan pemilu/pilkada. Ikhsan Akbar selaku Ketua DPD II KNPI Jakarta Timur menyampaikan materinya dengan menjelaskan perlu adanya upaya untuk menyadarkan masyarakat bahwa praktik politik uang merugikan dalam jangka panjang.

“memperdalam pengetahuan mengenai pemilu dan demokrasi masyarakat kita, dapat meminimalisir politik uang” ujar Ikhsan. Diakhir penyampaikan materi, Ikhsan memberikan tagline JANGAN PERNAH BERHARAP NEGARA INI BEBAS KORUPSI JIKA HAK SUARA KAMU SAJA MASIH BISA DIBELI.


Pemateri kedua dari PD Pemuda Muhammadiyah Jakarta Timur, Marjan Miharja mengawali materinya dengan menyampaikan perumus konstitusi kita adalah tokoh muda. Dengan keterbatasan teknologi waktu itu para pemuda merumuskan priambul konstitusi dasar yang berimbang antara matrealistis dan spiritual karena Indonesia bukan hanya Negara Demokrasi namun juga Negara ketuhanan.

“hari ini bagaimana pemuda harus mempunyai integritas dan spiritualitas kuat yang mampu membangun peradaban serta sesuatu yang baik dimana yang akan datang” ujar Marjan.


Abdul Majid selaku Ketua PC GP Ansor Jakarta Timur pemateri terakhir menyampaikan politik uang menjadi rahasia umum oleh masyarakat kita. Namun Majid juga menyampaikan Bawaslu sebagai pengawas sudah melaksanakan pencegahan massif yang baik dengan kegiatan SKPP untuk mengkader pemuda dalam berpartisipasi dalam pengawasan partisipatif untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu seperti praktik politik uang.

Editor : Adho Rizky Fillemo

Tag
Berita Bawaslu