Dorong Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Kota Jakarta Timur Serap Aspirasi dari LMND
|
Pada tanggal 4 Maret 2026, Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur menerima audiensi dari Pengurus Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam menguatkan konsolidasi demokrasi menuju Pemilu tahun 2029.
Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur bersama LMND berdiskusi mengenai kolaborasi di bidang kepemiluan, khususnya penguatan pengawasan partisipatif dan sosialisasi bagi pemilih generasi muda di Jakarta Timur. Pengawasan partisipatif merupakan strategi pencegahan sejak dini yang membutuhkan peran aktif generasi muda agar semakin sadar dalam kehidupan berwarganegara.
Taufik Hidayatulloh menegaskan peran penting LMND dan organisasi masyarakat sipil lainnya dalam upaya meningkatkan pengawasan partisipatif.
“Iya, kami membutuhkan banyak masukan dan aspirasi dari rekan-rekan LMND beserta organisasi masyarakat sipil lainnya. Peningkatan pengawasan partisipatif dan sosialisasi merupakan langkah awal pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran pemilu,” tegas Taufik.
Ketua Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur, Willem Johanes Wetik, menyatakan bahwa konsolidasi merupakan ruang dialog terbuka bagi masyarakat.
“Melalui konsolidasi demokrasi bersama rekan-rekan LMND ini merupakan bentuk ruang dialog publik yang terbuka. Bawaslu Jakarta Timur melibatkan partisipasi aktif masyarakat untuk menyerap aspirasi, yang selanjutnya akan diteruskan kepada pemangku kebijakan di ranah legislatif dalam mengawal proses kodifikasi atau rancangan Omnibus Law Pemilu,” ujar Willem.
Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur terus melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi dalam rangka menyerap aspirasi dari berbagai elemen masyarakat mengenai dinamika politik dan hukum di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan kepemiluan.
Penulis dan Foto: M. Syahrul Yudistira
Editor: Mega