Lompat ke isi utama

Berita

Penguatan Kapasitas Kehumasan Panwaslu Kecamatan se-Kota Jakarta Timur pada Pilkada Serentak Tahun 2024

Penguatan Kapasitas Kehumasan Panwaslu Kecamatan se-Kota Jakarta Timur pada Pilkada Serentak Tahun 2024

Suasana foto bersama setelah penutupan kegiatan Penguatan Kapasitas Kehumasan Panwaslu Kecamatan se-Kota Jakarta Timur pada Pilkada Serentak Tahun 2024.

Jakarta, Bawaslu Kota Jakarta Timur - Dalam rangka mewujudkan komunikasi yang efektif dan koordinasi yang baik untuk mempercepat penyampaian informasi, memperjelas tugas, serta meminimalisir miskomunikasi dan kesalahan dalam pelaksanaan tugas pengawasan Pemilihan Serentak 2024. Bawaslu Kota Jakarta Timur menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Kehumasan Panwaslu Kecamatan se-Kota Jakarta Timur pada Pilkada Serentak Tahun 2024 dengan tema “Penguatan Strategi Konten Media Sosial Yang Interaktif Dan Menarik” pada 17-18 September 2024.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu dibuka oleh Willem J. Wetik selaku Ketua Bawaslu Kota Jakarta Timur dan beliau menyampaikan pendingnya pembuatan Laporan  Kegiatan bahwa pentingnya pembuatan laporan kegiatan atau Laporan Hasil Pengawasan (LHP) dan Kegiatan Kehumasan. “Kawan-kawan Panwaslu Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) sangat diharuskan untuk membuat laporan kegiatan hasil kegiatan yang memenuhi unsur 5W+1H, begitupun kegiatan kehumasan harus konsisten dan mendukung seluruh tahapan Pilkada Serentak 2024.” Tegasnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Timur Taufik Hidayatulloh selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas menjelaskan mengenai peran media sosial dalam kegiatan Panwaslu Kecamatan sangat penting. “Perlunya kreativitas dalam membuat konten yang edukatif, menarik, dan mampu menyampaikan pesan kepada masyarakat, saya berharap agar semua kegiatan terkait perekrutan Pengawas TPS dan tahapan kampanye berjalan dengan baik dan lancar.” Imbaunya.

Dalam kegiatan ini, narasumber, Deri Suryadi S.Kom, M.E, dan Putra Amin Amatullah, S.AP, menyampaikan materi mengenai strategi konten media sosial dan perbedaan strategi kehumasan pemerintah di era digital. Deri menekankan pentingnya konten yang edukatif, kreatif, dan interaktif, serta penggunaan infografis dan video sebagai alat narasi. Sementara Putra menjelaskan bagaimana strategi kehumasan pemerintah telah berubah dengan adanya platform digital dan media sosial.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kehumasan Panwaslu dalam mengelola media sosial, memberikan edukasi kepada masyarakat, dan mendukung suksesnya Pilkada Serentak 2024 di Kota Jakarta Timur.

Penulis : Mega Cahya Pratiwi

Fotografer : Arinta Chairani

Editor : Humas