Lompat ke isi utama

Berita

Penguatan kinerja kehumasan, Bawaslu Kota Jakarta Barat menyelenggarakan kegiatan strategi kehumasan dalam menghadapi tahapan Pemilu 2024.

Jakarta, Bawaslu Jakarta Timur - Dalam rangka penguatan serta peningkatan dalam pengelolaan kehumasan serta media, Bawaslu Kota Jakarta Barat menyelenggarakan kegiatan pengelolaan kehumasan, peliputan dan dokumentasi serta informasi publik Bawaslu Kab/Kota dengan tema strategi kehumasan dalam menghadapi tahapan Pemilu 2024 di hotel hotel Harris suites Puri mansion, Jakarta Utara (28/06).

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran sekretariat Bawaslu kota Jakarta barat, staf pengelola kehumasan Bawaslu Kab/kota se-Provinsi DKI Jakarta, perwakilan Komunitas Kobra Pemilu dan media.

Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Siti Khofifah dalam sambutannya menyampaikan sebagai lembaga publik kita punya fungsi KIE (Komunikasi, informasi dan Edukasi).

"Sebagai lembaga publik Bawaslu punya fungsi KIE yang singkatannya itu Komunikasi, Informasi dan Edukasi. Komunikasinya adalah Bawaslu harus mengkomunikasikan apa yang menjadi kebijakan kita, kinerja-kinerja kita, apa yang kita harapkan dari masyarakat kepada masyarakat luas, jadi kita melakukan komunikasi dengan masyarakat luas. Yang kedua yaitu informasi, Bawaslu sebagai satu dari 3 lembaga penyelenggara pemilu yg memiliki tugas mengawasi penyelenggaraan pemilu, bagaimana kemudian kita dapat memberikan informasi kepada masyarakat bahwa kita telah melakukan kerja-kerja secara solid, integritas, transparan dan akuntabel." Ujar Sitti Khofifah dalam sambutannya kegiatan pengelolaan kehumasan, peliputan dan dokumentasi serta informasi publik Bawaslu Kab/Kota dengan tema strategi kehumasan dalam menghadapi tahapan Pemilu 2024 di hotel hotel Harris suites Puri mansion, Jakarta Utara (28/06).

Lanjut opie "Berikutnya adalah fungsi edukasi, salah satu yang harus kita edukasikan kepada masyarakat adalah minimal masyarakat tau apa yang boleh dilakukan, apa yang tidak boleh dilakukan dalam proses penyelenggaraan pemilu. Seperti money politik, melakukan ujaran-ujaran kebencian, menggunakan suara orang untuk mencoblos. Mereka mungkin tau apa yg tidak boleh, cuman mungkin sebagian besar tidak tau konsekuensi apa yg mereka lakukan."

Selain itu, Opie juga menyampaikan dalam sambutannya kita sebagai humas juga harus menyampaikan konsekuensi yg didapat jika masyarakat melakukan apa yg tidak boleh dilakukan dalam proses penyelenggaraan pemilu.

"Jadi kita juga harus menyampaikan konsekuensi dari apa yg dilakukan, misalkan konsekuensinya itu adalah pidana. Dengan menyampaikan informasi tersebut kita dapat mencegah masyarakat agar tidak melakukan apa yang tidak boleh dilakukan dalam Pemilu. Edukasi itu harus kita sampaikan kepada masyarakat, " lanjut Opie.

Managing Director – AMP Group Wahab Afwan hadir dalam kegiatan ini menjadi Narasumber. Beliau menyampaikan materi terkait strategi pengelolaan kehumasan Bawaslu Kab/Kota.

Lebih lanjut, Afwan menjelaskan materi kali ini terdiri dari 4 topik dalam menentukan strategi kehumasan Bawaslu Kab/Kota.

"Hari ini saya akan menjelaskan 4 topik pembahasan, yang pertama Bawaslu highligth dimana yang teman2 sudah sangat pahami beckground Bawaslu tentang apa itu Bawaslu, Tugas dan Wewenang Bawaslu dan Sejarah Bawaslu. Selanjutnya media landscape dimana media konsumsi Internet terus berkembang tiap tahunnya bisa dilihat di grafis, berdasarkan data pada bulan Februari 2020 media internet sosial Instragram di Indonesia berjumlah lebih dari 62 juta pengguna." Terang Afwan dalam penyampaian materi pada kegiatan pengelolaan kehumasan, peliputan dan dokumentasi serta informasi publik Bawaslu Kab/Kota dengan tema strategi kehumasan dalam menghadapi tahapan Pemilu 2024 di hotel hotel Harris suites Puri mansion, Jakarta Utara (28/06).

Lanjut Afwan "berikutnya menentukan target audiens, dari gambar diagram didepan YOUNG & PRODUCTIVE GENERATION menjadi paling dominan dalam penggunaan media internet. Peran konten dalam menjaring target audiense terdiri dari 3, pertama inspire & entertaint, berikutnya curious dan terakhir creative."

Diakhir penyampaian materi Afwan memberikan saran dan contoh pembuatan konten media di instansi lain.

Editor : Tuharyadi

Tag
Berita Bawaslu