Permak Wajah Humas Lewat Tulisan melalui peningkatan kapasitas di Kehumasan.
|
Jakarta, Bawaslu Jakarta Timur - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Administrasi Jakarta Utara menyelenggarakan kegiatan pengelolaan kehumasan, peliputan dan dokumentasi dengan tema “Pelatihan Penulisan Artikel”, Selasa (26/10/2021) di Hotel Danau Sunter Jakarta (Sunlake Hotel). Dalam sabutannya ketua Bawaslu menyampaikan pentingnya terciptanya citra lembaga yang baik dalam masyarakat.
“Kegiatan ini semata-mata dilakukan agar Divisi Humas Bawaslu bisa lebih baik lagi dalam membuat artikel atau tulisan, agar terciptanya citra lembaga yang baik dalam masyarakat, karena pimpinan kita juga sering menekankan bahwa mukanya Bawaslu adalah Divisi Humas, kalo gak ganteng orang gak mau ngelirik, kalo ganteng tapi jarang eksis ya orang juga banyak yang gak tau”. Ujar Ketua Bawaslu Jakarta Utara dalam sambutannya.
Selain untuk mengembangkan potensi yang sudah ada dikalangan staf humas agar bisa lebih baik lagi dalam menyampaikan citra positif kepada masyarakat kegiatan ini juga menjadi ajang sharing staf kehumahasan Bawaslu yang berada di lingkungan DKI Jakarta agar bisa memberikan pengalaman, metode atau cara pengelolaan kehumasan di masing-masing wlayah Bawaslu Kab/Kota.
Siti Khofifah (Anggota Bawaslu DKI Jakarta) menambahkan “Setiap pergerakan pengawasan pemilu kita tidak bisa terlepas dari peraturan perundang-undangan, dalam UU 7 tentang Pemilu sendiri kita diamanahkan untuk melakukan pencegahan, salah satunya melakukan sosialisasi yang dalam hal ini menjadi tugasnya humas”.
Setidaknya ada tiga tugas humas bawaslu yang menjadi strategis pada periode ini diantaranya humas sebagai komunikator & citra lembaga, humas sebagai educator dan humas sebagai counter opinion.
“jika humas bawaslu mampu membangun komunikasi dan citra lembaga yang baik pada masyarakat maka akan lahir kepercayaan publik (public trust) kepada Lembaga Bawaslu, edukasi terhadap masyarakat pun harus terus dilakukan melalui berbagai saluran informasi seperti website, sosmed, youtube, dll. agar masyarakat bisa melek pemilu dan menjadi bagian pengawas partisipatif, humas bawaslu juga harus bisa menjadi counter opinion terhadap isu-isu miring yang ada terhadap Lembaga Bawaslu dan menjadi peredam isu serta pemberi informasi sesuai dengan kejadian sebenarnya di wilayah atau tingkat masing-masing” tambahnya dalam sambutan.
Dalam pelatihan ini, Bawaslu Jakarta Utara menghadirkan Narasumber yang sangat berpengalaman dalam bidang penulisan artikel yaitu Amsar A. Dulmanan, Dosen Sosiologi Politik UNUSIA (Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia), materi yang disajikan pun sangat menarik yaitu seputar tips dan trik dalam menulis article yang baik.
Amsar menyampaikan bahwa menulis artikel atau berita sebenarnya sangat mudah dengan syarat setiap peribadi harus menjadi pembaca yang baik, pencermat yang baik dan pemikir yang baik.
“Tanpa membaca seorang akan terkesan monoton dalam menulis, kurang diksi padahal banyak sekali pilihan kata yang bisa digunakan untuk memancing minat pembaca, tanpa mencermati seorang penulis tidak akan mempunyai ciri khas yang membuat tulisannya bak makanan kurang bumbu, dan kurang berfikir membuat tulisan seseorang hanya sekedar angin lewat bahkan bisa menjadi boomerang bagi penulis itu sendiri”. Amsar juga menjadikan slogan “sudah berapa banyak buku yang anda baca?” sebagai pematik yang membakar semangat jiwa para pejuang Humas Bawaslu.
Di akhir sesi, untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman Peserta dalam mengaplikasikan materi yang disampaikan oleh Narasumber, peserta diminta untuk membuat berita terkait pelatihan ini. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti pelatihan pengelolaan kehumasan, peliputan dan dokumentasi tersebut.
Editor : Ahmad Fadhlan Rifaldi
Fotografer : Humas Bawaslu Jakarta Utara






