Bawaslu Kota Jakarta Timur Terima Audiensi DPC GMNI Jakarta Timur dalam Konsolidasi Demokrasi
|
Pada hari Jumat, 6 Maret 2026, Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur dalam rangka konsolidasi demokrasi.
Dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa poin penting, salah satunya penguatan peran strategis organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan di Jakarta Timur dalam mendukung pembangunan demokrasi.
Ketua Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur, Willem Johanes Wetik, menyampaikan peran Bawaslu sebagai lembaga penjaga marwah demokrasi.
“Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur merupakan lembaga penjaga marwah demokrasi. Komitmen kami dalam konsolidasi demokrasi adalah menjadi corong aspirasi seluruh organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Setiap aspirasi akan kami jadikan sebagai bahan kajian untuk meningkatkan kualitas pemilu, yang selanjutnya akan kami dorong kepada legislator agar kodifikasi Omnibus Law Pemilu dapat mencerminkan kepentingan rakyat banyak. Kami juga membutuhkan aspirasi dari DPC GMNI Jakarta Timur yang selama ini menjadi mitra kritis pemerintah. Apresiasi kepada DPC GMNI Jakarta Timur yang aktif dalam pembangunan demokrasi,” ujar Willem.
Diskusi kemudian dilanjutkan dengan membahas berbagai dinamika politik dan hukum terkait kepemiluan, di antaranya isu mengenai pemilu tingkat kota/kabupaten yang akan dikembalikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, isu pengembalian status lembaga penyelenggara pemilu tingkat kabupaten/kota dari status permanen menjadi ad hoc, serta isu pemisahan antara pemilu lokal dan pemilu nasional. Selain itu, diskusi juga menyoroti peran aktif Bawaslu dalam menghadapi Pemilu 2029.
Dalam kesempatan tersebut, DPC GMNI Jakarta Timur juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat kelembagaan demokrasi melalui kontribusi dalam pengawasan partisipatif bersama Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur menuju Pemilu 2029.
Penulis dan Foto: M. Syahrul Yudistira
Editor: Mega Cahya P.